Masih Berjalan
Hai
sedang apa kamu disana?
Apakah harimu baik?
Apakah kamu sedang memikirkanku juga?
Dimana kamu sekarang?
Apakah jarakmu jauh dariku, atau kah ternyata kita hanya terpisah beberapa langkah?
Jika boleh aku tahu, siapakah kamu?
Apakah kita pernah bertemu di suatu waktu meski tidak pernah bertegur sapa?
Ataukah ternyata kamu orang yang selama ini dekat denganku?
Tapi boleh jadi kamu belum pernah bertemu dengan ku.
Kamu tahu, terlalu rumit jalan yang ku tempuh untuk menebus dirimu.
Aku berkali-kali dipatahkan pada hati yang ku singgahi, tapi ternyata bukan kamu.
Apakah perjalananmu mencariku juga seperti itu?
Jika memang begitu ku mohon bersabarlah, aku yakin waktu akan segera berpihak kepada kita.
Terkadang, aku hampir putus asa karena terlalu lelah mencarimu.
Tapi masa depan selalu menjajikan kebahagiaan dan aku tahu disana ada kamu.
Dengarkan aku.
Jika suatu saat kita dipertemukan dalam kehidupan baru.
Aku tidak banyak menjajikan banyak hal untukmu.
Aku hanya berjanji untuk menjadi pendampingmu dalam setiap musim.
Karena aku tahu, banyak rahasia kehidupan yang akan menguji dua raga yang berbeda.
Jika tak pandai merangkul, maka keduanya akan terpisah dengan banyak hati yang terluka.
Itu mengapa mereka mengatakan aku pemilih.
Jelas aku pemilih karena aku benar-benar memilih orang yang layak mendampingiku.
Orang yang akan berjanji untuk selalu berada disampingku meskipun kerut telah bersatu dengan raut.
sedang apa kamu disana?
Apakah harimu baik?
Apakah kamu sedang memikirkanku juga?
Dimana kamu sekarang?
Apakah jarakmu jauh dariku, atau kah ternyata kita hanya terpisah beberapa langkah?
Jika boleh aku tahu, siapakah kamu?
Apakah kita pernah bertemu di suatu waktu meski tidak pernah bertegur sapa?
Ataukah ternyata kamu orang yang selama ini dekat denganku?
Tapi boleh jadi kamu belum pernah bertemu dengan ku.
Kamu tahu, terlalu rumit jalan yang ku tempuh untuk menebus dirimu.
Aku berkali-kali dipatahkan pada hati yang ku singgahi, tapi ternyata bukan kamu.
Apakah perjalananmu mencariku juga seperti itu?
Jika memang begitu ku mohon bersabarlah, aku yakin waktu akan segera berpihak kepada kita.
Terkadang, aku hampir putus asa karena terlalu lelah mencarimu.
Tapi masa depan selalu menjajikan kebahagiaan dan aku tahu disana ada kamu.
Dengarkan aku.
Jika suatu saat kita dipertemukan dalam kehidupan baru.
Aku tidak banyak menjajikan banyak hal untukmu.
Aku hanya berjanji untuk menjadi pendampingmu dalam setiap musim.
Karena aku tahu, banyak rahasia kehidupan yang akan menguji dua raga yang berbeda.
Jika tak pandai merangkul, maka keduanya akan terpisah dengan banyak hati yang terluka.
Itu mengapa mereka mengatakan aku pemilih.
Jelas aku pemilih karena aku benar-benar memilih orang yang layak mendampingiku.
Orang yang akan berjanji untuk selalu berada disampingku meskipun kerut telah bersatu dengan raut.

Komentar
Posting Komentar